Satgas TNI AL Borong Hasil Bumi Mama Papua Saat Patroli di Deiyai, Dukung Ekonomi Warga
DEIYAI, PAPUA TENGAH — Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 2 Marinir Gobang VIII Pasopati menunjukkan kepedulian terhadap perekonomian masyarakat Papua saat melaksanakan patroli keamanan di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Senin (20/7/2026).
Di sela tugas patroli, para prajurit menyempatkan diri membeli berbagai hasil bumi yang dijual mama-mama Papua. Sejumlah komoditas lokal seperti ubi, sayuran, buah-buahan, dan hasil kebun lainnya diborong oleh prajurit sebagai bentuk dukungan langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari para mama Papua yang berjualan. Selain membantu meningkatkan pendapatan mereka, kehadiran prajurit yang membeli hasil bumi secara langsung juga menjadi bentuk apresiasi terhadap hasil kerja masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian dan perkebunan.
Komandan Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 2 Marinir Gobang VIII Pasopati, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, menyampaikan bahwa kegiatan patroli tidak semata-mata berfokus pada aspek keamanan. Menurutnya, patroli juga menjadi kesempatan bagi prajurit untuk membangun komunikasi, kedekatan, dan hubungan yang baik dengan masyarakat.
Kepedulian terhadap warga, kata dia, diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan masyarakat Papua di wilayah penugasan.
Distrik Tigi merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Deiyai yang memiliki potensi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. Namun, keterbatasan akses pemasaran masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi warga dalam menjual hasil bumi mereka.
Pembelian langsung hasil kebun masyarakat oleh prajurit TNI menjadi dukungan sederhana yang dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung. Di sisi lain, interaksi tersebut turut membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara aparat keamanan dan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Satgas Yonif 2 Marinir dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Kehadiran prajurit di tengah warga diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mampu memperkuat hubungan sosial dan mendukung kehidupan masyarakat di wilayah penugasan.
Upaya membangun kedekatan dengan masyarakat dinilai penting dalam menjaga situasi keamanan dan stabilitas wilayah. Komunikasi yang terjalin secara baik dapat membantu menciptakan hubungan yang harmonis sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pengamanan secara lebih efektif.
Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar prajurit TNI Angkatan Laut senantiasa hadir di tengah masyarakat, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta memberikan kontribusi positif sesuai dengan tugas dan tanggung jawab di wilayah masing-masing.
Bagi masyarakat, kehadiran prajurit yang membeli hasil bumi secara langsung menjadi bentuk dukungan nyata terhadap aktivitas ekonomi warga. Para mama Papua yang berjualan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan karena memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga.
Selain mendukung perekonomian masyarakat, patroli rutin Satgas Yonif 2 Marinir juga memberikan rasa aman bagi warga di Distrik Tigi. Keamanan dan hubungan yang baik antara prajurit dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang kondusif.
Satgas Yonif 2 Marinir berkomitmen untuk terus menjaga sinergi dengan masyarakat selama menjalankan tugas di Papua. Pendekatan melalui komunikasi dan kepedulian sosial diharapkan dapat memperkuat hubungan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Aksi prajurit memborong hasil bumi mama-mama Papua saat patroli di Distrik Tigi menjadi gambaran bahwa pelaksanaan tugas keamanan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat di wilayah penugasan.
