Gurīn Energy Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Indonesia, Wamen Investasi Todotua Pasaribu Terima Audiensi

0
IMG-20260723-WA0003

JAKARTA — Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu menerima audiensi jajaran Gurīn Energy di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Selasa (21/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah Indonesia dan Gurīn Energy sekaligus menjajaki peluang investasi serta kerja sama di sektor energi terbarukan.

Audiensi ini juga membahas potensi kolaborasi yang diharapkan dapat mendukung pengembangan investasi berkelanjutan dan mempercepat agenda transisi energi di Indonesia.

Gurīn Energy merupakan pengembang energi terbarukan yang berbasis di Singapura. Perusahaan tersebut mengembangkan, memiliki, dan mengoperasikan aset energi terbarukan yang mencakup tenaga surya, angin, serta sistem penyimpanan energi dalam skala besar.

Saat ini, Gurīn Energy memiliki portofolio proyek dengan total kapasitas sekitar 7 gigawatt (GW) yang mencakup sektor tenaga surya, angin, dan penyimpanan energi dalam berbagai tahapan pengembangan di Indonesia, Singapura, dan sejumlah negara Asia lainnya.

Potensi investasi tersebut menjadi bagian dari peluang pengembangan sektor energi terbarukan di Indonesia, seiring dengan kebutuhan terhadap sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Komitmen Gurīn Energy terhadap pengembangan bisnis di kawasan Asia juga diperkuat dengan penunjukan mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi sebagai Direktur Non-Eksekutif independen di Dewan Direksi Gurīn Energy, efektif 21 November 2024.

Penunjukan tersebut ditujukan untuk memberikan arahan strategis kepada manajemen perusahaan sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan dalam menjalankan ekspansi dan pengembangan proyek energi terbarukan di kawasan.

Ketua Gurīn Energy, Vimal Vallabh, sebelumnya menyampaikan bahwa pengalaman dan pemahaman regional Retno Marsudi diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis bagi perusahaan dalam menjalankan misi mempercepat transisi energi di Asia.

Retno Marsudi juga menyatakan antusiasmenya bergabung dengan perusahaan energi terbarukan yang memiliki komitmen terhadap pengembangan masa depan energi bersih di berbagai wilayah operasionalnya.

Pertemuan antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dengan Gurīn Energy berlangsung di tengah upaya pemerintah Indonesia memperkuat investasi di sektor energi terbarukan. Pengembangan sektor ini menjadi salah satu bagian penting dalam agenda transisi energi nasional sekaligus membuka peluang investasi jangka panjang.

Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas energi terbarukan hingga 75 GW pada 2040. Pencapaian target tersebut membutuhkan dukungan investasi yang besar, termasuk melalui keterlibatan sektor swasta dan investor global.

Dalam konteks tersebut, penjajakan investasi Gurīn Energy menjadi peluang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mengembangkan proyek energi terbarukan di Indonesia.

Kerja sama yang semakin kuat antara pemerintah dan investor diharapkan dapat mendorong masuknya modal baru, mempercepat pengembangan infrastruktur energi bersih, serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia.

Selain mendukung agenda transisi energi, investasi di sektor energi terbarukan juga dinilai memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Audiensi tersebut menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat komunikasi dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut antara Indonesia dan Gurīn Energy. Dengan potensi proyek energi terbarukan yang terus berkembang di kawasan Asia, Indonesia memiliki peluang untuk menarik investasi strategis sekaligus mempercepat transformasi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *