Jelang Aksi 21 April, Pengamanan Diperketat di Samarinda
RAKYAT CERDAS — Sehari menjelang aksi unjuk rasa 21 April 2026 yang digagas kelompok masyarakat Kalimantan Timur, aparat keamanan memperketat penjagaan di sejumlah titik strategis di Samarinda.
Aksi yang direncanakan menyasar Kantor DPRD Kalimantan Timur pada pagi hari dan dilanjutkan ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur ini diperkirakan akan melibatkan massa dalam jumlah besar.
Pantauan di lapangan menunjukkan kawasan Kantor Gubernur di Jalan Gadjah Mada telah dipasangi kawat berduri di sepanjang pagar dan tembok pembatas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk mencegah massa memasuki area perkantoran.
Petugas keamanan setempat menyebutkan bahwa pemasangan kawat berduri dilakukan oleh aparat dari Polresta Samarinda sejak malam sebelumnya.
1.700 Personel Disiagakan
Untuk mengamankan jalannya aksi, jajaran kepolisian bersama unsur gabungan telah menggelar apel kesiapsiagaan dengan melibatkan sekitar 1.700 personel. Selain itu, simulasi taktis juga dilakukan guna memastikan penanganan aksi berjalan sesuai prosedur dan situasi tetap terkendali.
Pengamanan difokuskan pada dua titik utama, yakni kawasan DPRD Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.
Antisipasi Dini untuk Jaga Kondusivitas
Langkah pengamanan berlapis ini mencerminkan upaya aparat dalam menjaga stabilitas dan ketertiban menjelang aksi. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap demonstrasi dapat berlangsung secara tertib dan damai tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Situasi di Samarinda hingga saat ini terpantau kondusif, meski kewaspadaan tetap ditingkatkan menjelang pelaksanaan aksi pada 21 April.
