Indonesia Dinilai Jadi Negara Paling Tahan Krisis Energi Kedua di Dunia Versi JP Morgan

0
1776956877912-1

RAKYAT CERDAS — Indonesia mencatat capaian penting di tengah meningkatnya ketidakpastian energi global. Dalam laporan terbaru lembaga keuangan internasional JP Morgan bertajuk “Pandora’s Bog: The Global Energy Shock of 2026” yang dirilis pada Maret 2026, Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara paling tahan terhadap gejolak energi, khususnya minyak dan gas.

Laporan tersebut menganalisis 52 negara konsumen energi final terbesar di dunia yang secara kolektif mewakili sekitar 82 persen konsumsi energi global. Dari hasil pemetaan tersebut, Indonesia berada di posisi strategis dengan tingkat ketahanan energi yang tinggi, hanya berada di bawah Afrika Selatan.

Ketahanan Energi Indonesia Jadi Sorotan

Dalam analisisnya, JP Morgan menilai sejumlah faktor yang memengaruhi ketahanan energi suatu negara, termasuk struktur konsumsi energi, ketergantungan impor, serta kemampuan adaptasi terhadap fluktuasi harga energi global.
Indonesia dinilai memiliki kombinasi yang relatif seimbang antara produksi domestik dan diversifikasi sumber energi, sehingga mampu meredam dampak guncangan pasar energi internasional.

Posisi Strategis di Tengah Gejolak Global

Capaian ini menjadi sorotan di tengah dinamika geopolitik dan transisi energi global yang semakin kompleks. Ketahanan energi dinilai menjadi salah satu indikator penting stabilitas ekonomi suatu negara dalam jangka panjang.
Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang berhasil menjaga stabilitas sektor energi di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *