Inovasi ITB Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block, Solusi Lingkungan dan Infrastruktur di Wilayah Pesisir

0
1777154726376-1


RAKYAT CERDAS – Inovasi teknologi karya akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui tim Ganesha Operation Plastic (GaneOpTic), limbah sampah plastik berhasil diolah menjadi paving block ramah lingkungan yang tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga menjawab kebutuhan infrastruktur di daerah.

Program ini telah diterapkan di Desa Pulau Balai, kawasan Kepulauan Banyak, pada 2025. Wilayah pesisir tersebut sebelumnya menghadapi dua persoalan utama: penumpukan sampah plastik dan keterbatasan infrastruktur jalan.

Teknologi Tepat Guna Jawab Dua Masalah Sekaligus

Melalui pendekatan teknologi sederhana namun aplikatif, tim ITB menghadirkan solusi yang mampu mengatasi persoalan lingkungan sekaligus kebutuhan pembangunan.
Ketua tim GaneOpTic, Dr. Megawati Zunita, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis inovasi teknologi.

Tim ini turut melibatkan kolaborasi lintas kampus, antara lain:
Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI)
Universitas Insan Budi Utomo (UIBU)
Universitas Malikussaleh (Unimal)

Proses Pengolahan: Dari Sampah Jadi Material Bangunan

Kegiatan yang berlangsung pada 18–20 Agustus 2025 ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga praktis. Tim membawa alat smelter untuk mengolah limbah plastik langsung di lokasi.
Proses pembuatan paving block dilakukan melalui beberapa tahapan:
Pemilahan dan pengeringan sampah plastik
Peleburan pada suhu tertentu
Penuangan ke dalam cetakan
Pendinginan hingga menjadi paving siap pakai
Warga setempat dilibatkan secara langsung dalam setiap tahap, sehingga transfer pengetahuan dan keterampilan dapat berlangsung efektif.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Program ini memberikan manfaat ganda:
Mengurangi timbunan sampah plastik di wilayah pesisir
Menyediakan material bangunan alternatif untuk perbaikan jalan dan fasilitas umum
Pendekatan ini juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengolahan limbah berbasis komunitas.

Model Solusi Berbasis Inovasi Lokal

Inisiatif ini dinilai sebagai contoh konkret bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung dalam menyelesaikan persoalan riil di masyarakat.
Dengan memanfaatkan teknologi tepat guna, inovasi seperti ini berpotensi direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia yang menghadapi masalah serupa, khususnya wilayah pesisir dan daerah terpencil.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *