Apel Dansat TNI 2026: Presiden Prabowo Tekankan Soliditas, Kepemimpinan, dan Kedekatan TNI dengan Rakyat
RAKYAT CERDAS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya soliditas, kepemimpinan, serta kedekatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rakyat dalam Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun 2026 yang digelar di Universitas Pertahanan, Kamis (30/4/2026).
Dalam taklimatnya, Presiden menyampaikan bahwa Komandan Satuan merupakan benteng sekaligus garda terdepan bangsa yang memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di lapangan.
“Komandan Satuan harus hadir di tengah rakyat, memberikan manfaat nyata, serta membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para pimpinan TNI.
Apel Dansat TNI 2026 ini diikuti oleh jajaran pimpinan tinggi TNI dari seluruh Indonesia, termasuk Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) M. Tonny Harjono, serta para komandan satuan dari berbagai matra.
Presiden menekankan bahwa kekuatan TNI tidak semata-mata terletak pada alutsista modern, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan yang disiplin, profesional, dan memiliki kedekatan emosional dengan rakyat.
Bagi TNI Angkatan Udara, arahan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan udara tidak hanya bertumpu pada pesawat tempur, sistem radar, maupun alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), tetapi juga pada karakter kepemimpinan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan motto TNI AU, “Jauh di Langit Dekat di Hati,” yang mencerminkan komitmen untuk selalu hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia, baik dalam tugas pertahanan maupun operasi kemanusiaan.
Apel Dansat TNI 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar satuan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memastikan bahwa TNI tetap menjadi institusi yang dipercaya dan dicintai rakyat.
