Marak Begal Jadi Sorotan, Ahmad Sahroni Usul Polisi Tindak Tegas Pelaku di Tempat
RAKYAT CERDAS — Meningkatnya aksi kejahatan jalanan atau begal di sejumlah daerah kembali memicu perdebatan publik. Ahmad Sahroni mengusulkan agar aparat kepolisian mengambil tindakan tegas terhadap pelaku begal, termasuk opsi tindakan langsung di tempat terhadap pelaku yang dinilai membahayakan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan pada 18 Mei 2026 sebagai respons atas maraknya aksi kriminalitas yang dianggap semakin meresahkan.
Menurut Sahroni, aksi begal tidak lagi terjadi di wilayah tertentu saja, melainkan telah meluas dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Ia juga mendukung pembentukan tim khusus pemburu begal yang diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.
Usulan tersebut memunculkan dua arus pandangan di masyarakat. Sebagian pihak menilai langkah tegas diperlukan demi menciptakan rasa aman dan memberikan efek jera kepada pelaku kriminal. Namun di sisi lain, kelompok pegiat hak asasi manusia mengingatkan bahwa penegakan hukum harus tetap berada dalam koridor aturan dan prinsip HAM agar tidak membuka ruang penyalahgunaan kewenangan.
Perdebatan ini kembali mengangkat pertanyaan besar: sampai sejauh mana tindakan tegas aparat dapat diterapkan demi keamanan publik tanpa mengabaikan prinsip negara hukum.
