Menhan Sjafrie Tinjau Yon TP 808/Mbaham Matta, Tekankan TNI Dukung Pembangunan Papua Barat

0
1779891852835


Rakyat Cerdas — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 808/Mbaham Matta di Papua Barat, Rabu (27/5), untuk memastikan kesiapan operasional satuan sekaligus memperkuat peran TNI dalam mendukung pembangunan wilayah strategis di Indonesia bagian timur.

Kunjungan tersebut dilakukan dengan meninjau langsung sejumlah fasilitas utama satuan, mulai dari area latihan, barak prajurit, gudang munisi, hingga berbagai sarana pendukung operasional lainnya. Selain itu, Menhan juga menerima pemaparan dari jajaran satuan mengenai perkembangan pembangunan fisik, kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista), program latihan, hingga pelaksanaan ketahanan pangan masyarakat sekitar.

Dalam arahannya kepada prajurit, Sjafrie menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia TNI yang profesional, disiplin, tangguh, serta adaptif terhadap dinamika tantangan pertahanan masa depan. Menurutnya, kesiapan personel dan kesinambungan program pembinaan merupakan fondasi utama menjaga stabilitas wilayah.

Selain aspek pertahanan, Menhan juga memberikan perhatian pada pelaksanaan pembinaan teritorial yang telah dijalankan Yon TP 808/Mbaham Matta. Program tersebut dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, pertanian, peternakan, hingga penguatan ketahanan pangan di daerah.

“Kehadiran satuan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian semangat yang ditekankan dalam kunjungan tersebut.

Menhan juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur, terutama pasokan listrik dan penguatan jaringan telekomunikasi guna menunjang efektivitas pelaksanaan tugas satuan di wilayah Papua Barat. Langkah itu dinilai penting mengingat tantangan geografis di kawasan timur Indonesia yang membutuhkan dukungan sarana memadai.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan untuk memastikan satuan-satuan teritorial pembangunan tidak hanya menjadi garda terdepan pertahanan negara, tetapi juga berperan sebagai motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah strategis.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *