4.200 Peserta Meriahkan Peluncuran CFD Cimahi 2026, Target 1.000 Jebol
CIMAHI – Peluncuran Car Free Day (CFD) Kota Cimahi 2026 disambut antusias ribuan warga. Sebanyak 4.200 peserta memadati kawasan Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu (14/6/2026) pagi, jauh melampaui target awal yang hanya sebanyak 1.000 peserta.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Cimahi tersebut digelar oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cimahi.
Rute CFD melintasi Jalan Kaum, Jalan Djulaeha Karmita, Jalan Alun-alun Timur, hingga Jalan Ria dan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB.
Peluncuran CFD ini sekaligus menjadi implementasi program Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Sri Wahyuni, mengaku terkejut dengan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Peserta yang tercatat melalui aplikasi sejumlah 4.200 orang, melebihi ekspektasi kami yang mulanya menargetkan 1.000 peserta,” ujarnya.
Menurut Sri Wahyuni, program GEMAR dirancang untuk membudayakan aktivitas fisik dan gaya hidup sehat melalui pemanfaatan ruang publik yang mudah diakses masyarakat.
Ia menjelaskan, Kota Cimahi dipilih sebagai lokasi pertama pelaksanaan program tersebut dan menjadi percontohan nasional. Pemerintah menargetkan hingga tahun 2029 program serupa dapat diterapkan di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan peluncuran CFD Cimahi 2026. Senam massal bersama menjadi agenda utama yang diikuti ribuan peserta. Selain itu, masyarakat juga disuguhkan berbagai pertunjukan olahraga rekreasi dari sejumlah Induk Organisasi Olahraga (Inorga).
Tidak hanya berfokus pada olahraga, kegiatan ini juga menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan lokal Kota Cimahi. Warga juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize menarik seperti sepeda listrik, televisi, kulkas, hingga rice cooker.
Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi membuka pelayanan administrasi kependudukan berupa pembuatan akta kelahiran, perekaman e-KTP, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, yang secara langsung membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cimahi sebagai pelopor pelaksanaan program GEMAR.
Menurutnya, CFD bukan sekadar menutup ruas jalan dari kendaraan bermotor, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita menekan emisi gas buang, meningkatkan kualitas udara, dan membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” kata Ngatiyana.
Ia menambahkan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga kualitas kesehatan serta produktivitas masyarakatnya.
“Kota yang maju bukan hanya kota yang memiliki infrastruktur baik, tetapi juga kota yang warganya sehat, aktif, produktif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tambahnya.
Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastiani, mengatakan Senam GEMAR merupakan implementasi nyata Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan indeks kebugaran masyarakat, mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik bebas polusi, mendukung pembinaan atlet daerah, menggerakkan perekonomian lokal melalui UMKM, sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.
Keamanan kegiatan turut mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda, termasuk Polres Cimahi, Kodim 0609 Cimahi, dan Brigif 15 Kujang II.
Peluncuran CFD Cimahi yang berhasil menarik 4.200 peserta menjadi bukti tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan pemanfaatan ruang publik yang ramah lingkungan. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Cimahi sebagai kota percontohan nasional dalam implementasi program GEMAR.
