BSSN Bekali CPNS 2026 dengan Nilai PERISAI dan ASN BerAKHLAK, Perkuat Kedaulatan Siber Nasional
DEPOK – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memberikan pembekalan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BSSN Tahun 2026 melalui program bertajuk “Siberman: The Next Generation of Cyber Warriors” yang berlangsung di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusbang SDM) BSSN, Depok, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter, penguatan integritas, serta peningkatan kapasitas calon aparatur sipil negara yang akan mengemban tugas strategis di bidang keamanan siber dan persandian nasional.
Pembekalan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Utama BSSN, Soetedjo Joewono. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun karakter ASN yang profesional, berintegritas, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap bangsa dan negara.
Menurut Soetedjo, para CPNS BSSN harus memahami bahwa tugas menjaga ruang siber nasional bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga membutuhkan komitmen moral dan etika yang kuat dalam menjalankan amanah negara.
“Sebagai garda terdepan pertahanan siber negara, setiap CPNS BSSN harus menginternalisasi nilai-nilai PERISAI dalam setiap tugas dan pengabdiannya,” ujarnya.
Budaya Kerja PERISAI Jadi Fondasi Pengabdian
Dalam pembekalan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai budaya kerja PERISAI yang menjadi identitas organisasi BSSN.
PERISAI merupakan akronim dari Profesionalisme, Elaborasi, Responsif, Integratif, Solid, Akuntabel, dan Inovatif.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus membentuk aparatur yang mampu bekerja secara efektif di tengah dinamika ancaman siber yang terus berkembang.
Selain memperkuat budaya organisasi, BSSN juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap kode etik ASN serta kemampuan membangun kolaborasi dalam lingkungan kerja yang semakin kompleks.
ASN BerAKHLAK Jadi Pedoman Utama
Para CPNS juga dibekali pemahaman mengenai nilai dasar ASN BerAKHLAK yang menjadi core values seluruh aparatur sipil negara di Indonesia.
Nilai tersebut meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Menurut Soetedjo, ASN BerAKHLAK bukan sekadar slogan, melainkan pedoman perilaku yang harus diwujudkan dalam setiap tugas pelayanan publik dan pengabdian kepada negara.
Melalui penerapan nilai-nilai tersebut, para CPNS diharapkan mampu menjadi ASN yang profesional, berintegritas, serta mampu menghadapi perubahan dan tantangan zaman.
Hadapi Ancaman Siber yang Semakin Kompleks
Selain pembentukan karakter, pembekalan juga difokuskan pada peningkatan pemahaman peserta mengenai perkembangan ancaman siber global yang semakin kompleks seiring percepatan transformasi digital.
BSSN menilai kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif menjadi semakin penting mengingat meningkatnya risiko serangan siber terhadap infrastruktur digital, sistem pemerintahan, hingga sektor strategis nasional.
“Keamanan siber bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. BSSN membutuhkan SDM yang tangguh, profesional, dan berintegritas untuk menghadapi ancaman siber yang terus berkembang,” tegas Soetedjo.
Para peserta juga didorong untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi, memahami regulasi yang berlaku, serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan ruang siber Indonesia.
Cetak Generasi Baru Pejuang Siber Indonesia
Program pembekalan CPNS melalui inisiatif #Siberman menjadi bagian dari strategi jangka panjang BSSN dalam menyiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan keamanan digital di masa depan.
BSSN menegaskan bahwa pembangunan ketahanan siber nasional tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mengelola dan mengamankannya.
Dengan mengombinasikan penguatan karakter, kompetensi teknis, dan nilai-nilai kebangsaan, para CPNS diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara di ruang siber.
Pembekalan CPNS BSSN Tahun 2026 menjadi langkah strategis dalam menciptakan aparatur yang profesional, adaptif, dan berintegritas tinggi. Di tengah meningkatnya ancaman siber global, keberadaan SDM unggul menjadi faktor kunci dalam memperkuat sistem pertahanan digital nasional.
Melalui internalisasi nilai PERISAI dan ASN BerAKHLAK, BSSN optimistis dapat membangun generasi baru pejuang siber Indonesia yang siap menjaga keamanan informasi, melindungi kepentingan nasional, dan mendukung transformasi digital yang aman, tangguh, serta terpercaya.
