Kolaborasi Berdampak, Lapas Muara Tebo dan BAZNAS Tebo Serahkan Kunci Bedah Rumah kepada Warga Desa Bedaro Rampak

0
IMG-20260723-WA0011

TEBO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tebo menyerahkan kunci rumah hasil program bedah rumah kepada Sri Nengsih, warga Desa Bedaro Rampak, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Rabu (22/7/2026).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Muara Tebo Mukhlisin Fardi bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Tebo H. Amin Zubaedi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi sosial untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran pembinaan warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan berdampak.

Penyerahan kunci berlangsung sederhana dan dihadiri petugas Lapas Muara Tebo, perwakilan BAZNAS Kabupaten Tebo, serta masyarakat setempat.

Program bedah rumah tersebut merupakan hasil sinergi Lapas Muara Tebo dan BAZNAS Kabupaten Tebo dengan melibatkan warga binaan melalui program pembinaan kemandirian.

Selama satu pekan, mulai 13 hingga 20 Juli 2026, warga binaan yang memiliki keterampilan pertukangan mengerjakan renovasi rumah Sri Nengsih di bawah pengawasan petugas Lapas Muara Tebo.

Renovasi difokuskan pada bagian dapur yang sebelumnya mengalami kerusakan dan dinilai tidak layak digunakan. Selain itu, bagian depan rumah turut diperbaiki melalui pekerjaan plester dinding dan pengecatan sehingga tampilan rumah menjadi lebih rapi dan nyaman untuk dihuni.

Keterlibatan warga binaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program pembinaan kemandirian. Keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan tidak hanya menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

Program tersebut juga menjadi salah satu bentuk implementasi semangat Pemasyarakatan Berdampak. Melalui kegiatan ini, proses pembinaan di dalam lapas diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus membantu warga binaan membangun rasa empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.

Kepala Lapas Muara Tebo Mukhlisin Fardi menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terjalin bersama BAZNAS Kabupaten Tebo. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa keterampilan warga binaan dapat diarahkan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan sehingga program pembinaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

“Kami bersyukur program ini dapat berjalan dengan baik. Keterampilan yang dimiliki warga binaan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat dan pada saat yang sama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mukhlisin.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tebo H. Amin Zubaedi juga mengapresiasi kerja sama dengan Lapas Muara Tebo. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga dapat memperluas manfaat program sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi Sri Nengsih dan keluarga sekaligus menjadi inspirasi bagi lahirnya program sosial lainnya yang melibatkan berbagai pihak.

Sri Nengsih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan bagian dapur rumahnya yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki dan dapat digunakan kembali.

Perbaikan bagian depan rumah juga membuat kondisi tempat tinggalnya menjadi lebih rapi dan nyaman. Bagi Sri Nengsih dan keluarga, bantuan tersebut memberikan manfaat nyata dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Program bedah rumah ini menjadi gambaran bahwa sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan lembaga sosial dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Di sisi lain, keterlibatan warga binaan memperlihatkan bahwa pembinaan keterampilan dapat diarahkan untuk kegiatan produktif yang memiliki nilai sosial.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Lapas Muara Tebo dan BAZNAS Kabupaten Tebo diharapkan dapat mengembangkan program-program serupa yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.

Semangat Pemasyarakatan Berdampak pun diharapkan tidak berhenti pada pembinaan di dalam lapas, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memperkuat hubungan antara warga binaan, lembaga pemasyarakatan, dan masyarakat.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *