Mensesneg Prasetyo Hadi Paparkan Hasil Sidang Kabinet, Rencana Motor Listrik Nasional, dan Persiapan HUT ke-81 RI

0
IMG-20260723-WA0010

JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers di Ruang Wartawan, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Dalam keterangannya, Prasetyo menyampaikan sejumlah perkembangan terkait hasil Sidang Kabinet Paripurna, rencana peluncuran motor listrik nasional, serta persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung pada Senin (20/7/2026) dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Sidang tersebut dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan para kepala lembaga terkait.

Menurut Prasetyo, sidang tersebut menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah sekaligus membahas langkah percepatan kebijakan prioritas pada paruh kedua 2026.

Dalam sidang tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 110 persoalan selama 18 bulan pertama masa pemerintahan. Capaian tersebut disebut berlangsung di tengah berbagai tantangan global dan persoalan domestik yang masih harus dihadapi pemerintah.

Presiden mengingatkan jajaran kabinet agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih terdapat banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sehingga seluruh kementerian dan lembaga diminta mempercepat pelaksanaan program prioritas pada sisa tahun 2026.

Prasetyo juga memberikan penjelasan terkait posisi duduk Presiden dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang terlihat tidak berdampingan dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Menurutnya, pengaturan posisi tersebut berkaitan dengan kebutuhan teknis selama sidang berlangsung. Presiden membutuhkan ruang untuk menerima pemaparan secara komprehensif yang dilengkapi dengan data dan alat bantu visual sehingga pengaturan tempat duduk disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan agenda.

Prasetyo menegaskan bahwa pengaturan posisi tersebut tidak berkaitan dengan hubungan Presiden dan Wakil Presiden. Ia memastikan hubungan keduanya tetap solid dalam menjalankan pemerintahan.

Dalam kesempatan yang sama, Mensesneg juga menyampaikan rencana pemerintah meluncurkan motor listrik nasional hasil karya anak bangsa. Peluncuran kendaraan tersebut disebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi industri transportasi nasional.

Menurut Prasetyo, pengembangan kendaraan listrik merupakan salah satu langkah untuk mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Motor listrik nasional tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik dalam negeri serta mendorong kemampuan industri nasional dalam menghasilkan produk berbasis teknologi.

Pemerintah juga terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan untuk mendukung ketahanan energi nasional. Pengembangan kendaraan listrik menjadi salah satu bagian dari agenda tersebut, meskipun pemerintah tetap perlu memperkuat infrastruktur pendukung dan ekosistem industri agar penggunaan kendaraan listrik dapat berkembang secara berkelanjutan.

Terkait peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Prasetyo memastikan rangkaian upacara peringatan tahun ini akan dipusatkan di Jakarta.

Persiapan pelaksanaan upacara pokok disebut telah mendekati tahap akhir. Pemerintah kini mematangkan berbagai rangkaian kegiatan pendukung atau side event yang akan menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan tahun ini.

Prasetyo menyebut pemerintah juga menyiapkan elemen kejutan atau element of surprise dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.

Untuk mendukung perayaan tersebut, pemerintah telah menetapkan logo resmi HUT ke-81 RI melalui mekanisme voting yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Logo terpilih merupakan karya Fajar Novario dari Padang, Sumatera Barat. Karya tersebut menjadi pilihan dengan perolehan suara terbanyak dari total 68.569 responden yang berpartisipasi dalam proses pemilihan.

Selain membahas agenda pemerintah dan persiapan peringatan kemerdekaan, Prasetyo juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto hingga saat ini belum memiliki rencana melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.

Meski demikian, evaluasi terhadap kinerja para menteri dan jajaran pemerintahan tetap dilakukan sebagai bagian dari proses pengawasan dan peningkatan efektivitas kerja kabinet.

Pemerintah, kata Prasetyo, terus berupaya memastikan berbagai kebijakan yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Fokus tersebut mencakup peningkatan kualitas pendidikan, perluasan akses layanan kesehatan, penguatan perekonomian nasional, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan kesejahteraan.

Keterangan pers Mensesneg tersebut memberikan gambaran mengenai sejumlah agenda pemerintah yang tengah dipersiapkan pada paruh kedua 2026, mulai dari percepatan program prioritas hingga penguatan inovasi industri nasional dan persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pemerintah memastikan seluruh agenda tersebut akan terus dievaluasi agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *