TNI AL dan Bank Indonesia Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 dari Dumai, Hadirkan Rupiah Layak Edar ke Wilayah 3T

0
IMG-20260723-WA0009

DUMAI — TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Bank Indonesia kembali memperkuat sinergi dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T). Komitmen tersebut ditandai dengan pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 dari Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran negara sekaligus memastikan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau layanan perbankan tetap memperoleh akses terhadap uang Rupiah yang layak edar.

Pelepasan tim dihadiri Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Dr. Panji Achmad, Pabandya Opssus Ban II Ops Sopsal Letkol Laut (P) Fajar Adha, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tamu undangan.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanal Dumai membacakan sambutan Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Rupiah tidak hanya memiliki fungsi sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi juga menjadi salah satu simbol kedaulatan negara. Karena itu, keberadaan Rupiah perlu dipastikan hingga wilayah terdepan, terluar, dan terpencil di Indonesia.

Ketersediaan uang Rupiah layak edar di wilayah 3T dinilai penting untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Tantangan geografis dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal membuat sejumlah wilayah membutuhkan pendekatan khusus dalam distribusi uang tunai.

Melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Bank Indonesia bersama TNI AL berupaya menjangkau wilayah-wilayah tersebut dengan mendistribusikan uang Rupiah layak edar sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan Rupiah.

Usai seremoni pelepasan di Mako Lanal Dumai, Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat diberangkatkan dari Dermaga A Pelindo menuju Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Pulau Rupat menjadi salah satu tujuan awal dalam rangkaian kegiatan distribusi uang Rupiah layak edar di wilayah Riau. Letaknya yang berada di kawasan kepulauan menjadikan dukungan transportasi dan akses laut sebagai bagian penting dalam pelaksanaan misi tersebut.

Keterlibatan TNI AL dalam ekspedisi ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan distribusi uang Rupiah di wilayah kepulauan. Selain memastikan perjalanan tim berjalan aman, kehadiran unsur TNI AL juga memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam menjangkau masyarakat di wilayah yang memiliki tantangan geografis.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga tidak hanya berfokus pada distribusi uang layak edar. Kegiatan tersebut turut menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menggunakan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah serta meningkatkan pemahaman tentang ciri-ciri keaslian uang Rupiah.

Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat sekaligus membantu mencegah risiko peredaran uang palsu di wilayah yang menjadi tujuan ekspedisi.

Program ini juga mencerminkan pentingnya sinergi antara Bank Indonesia, TNI AL, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat sistem pembayaran nasional.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali sebelumnya juga mendorong jajaran TNI AL untuk terus memperkuat kerja sama dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional.

Dalam konteks Ekspedisi Rupiah Berdaulat, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan ekonomi dan sistem pembayaran dapat menjangkau masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Sebagai negara kepulauan dengan kondisi geografis yang beragam, Indonesia menghadapi tantangan tersendiri dalam memastikan pemerataan akses terhadap layanan keuangan. Karena itu, program distribusi Rupiah ke wilayah 3T menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat integrasi ekonomi nasional.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah tujuan. Ketersediaan uang Rupiah layak edar, disertai edukasi mengenai penggunaan dan pengenalan keaslian uang, menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah.

Sinergi TNI AL dan Bank Indonesia melalui ekspedisi tersebut juga menunjukkan bahwa kehadiran negara tidak hanya diwujudkan melalui aspek keamanan dan pertahanan, tetapi juga melalui dukungan terhadap kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, distribusi Rupiah layak edar diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah yang menghadapi keterbatasan akses. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan Rupiah dan memperkuat pemerataan layanan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *