Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 933/Macan Wilis di Nganjuk, Tekankan Pembinaan Prajurit dan Penguatan Ketahanan Wilayah

0
IMG-20260713-WA0002

NGANJUK – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 933/Macan Wilis di Desa Salamrejo, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (10/7/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertahanan memastikan kesiapan operasional satuan, memperkuat pembinaan personel, serta mengoptimalkan peran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dalam mendukung sistem pertahanan negara dan pembangunan wilayah.

Dalam arahannya kepada Komandan Yonif TP 933/Macan Wilis, Letkol Inf Rum Patria Misaagar, Menhan menekankan pentingnya meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh prajurit. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran sekaligus membangun kultur organisasi yang disiplin, profesional, dan berintegritas.

Sjafrie menegaskan bahwa pembinaan personel harus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip meritokrasi. Penilaian terhadap prajurit harus didasarkan pada prestasi, kapasitas, kapabilitas, dan kinerja nyata di lapangan, bukan semata-mata berdasarkan senioritas maupun usia.

“Pengawasan yang baik akan melahirkan prajurit yang disiplin, profesional, dan siap mengemban tugas negara dalam berbagai situasi,” menjadi pesan utama Menhan dalam kunjungan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Menhan turut didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan. Kehadiran jajaran pimpinan TNI dan Kemhan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembinaan personel sekaligus memastikan kesiapan seluruh satuan TNI.

Yonif TP 933/Macan Wilis sendiri merupakan bagian dari konsep Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan yang memiliki fungsi ganda, yakni sebagai kekuatan pertahanan sekaligus motor penggerak pembangunan daerah. Selain menjaga stabilitas keamanan, satuan ini juga diarahkan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ekonomi wilayah.

Kabupaten Nganjuk yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Jawa Timur dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Yonif TP 933/Macan Wilis diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal.

Kementerian Pertahanan menilai keberadaan batalyon teritorial menjadi salah satu strategi memperkuat sistem pertahanan semesta melalui kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan pembinaan personel yang berkesinambungan, satuan tidak hanya siap menghadapi tantangan pertahanan, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

Ke depan, kunjungan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin diharapkan menjadi momentum memperkuat profesionalisme prajurit, meningkatkan kualitas pembinaan satuan, serta mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk dan wilayah Indonesia secara luas.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *