Lapas Terbuka Ciangir Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Pertanian dan Peternakan Menuju Hidup Mandiri

0
IMG-20260713-WA0003

TANGERANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang, terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga persawahan. Program tersebut bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Berbeda dengan lapas konvensional, Lapas Terbuka Ciangir menerapkan sistem pembinaan berbasis kepercayaan. Warga binaan tinggal di lingkungan asrama dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan produktif di lahan pertanian, kebun, serta peternakan yang dikelola oleh pihak lapas.

Beragam pelatihan diberikan kepada warga binaan, mulai dari teknik budidaya padi, penanaman sayuran dan tanaman hortikultura, pengelolaan perkebunan, hingga peternakan ayam, kambing, dan usaha pertanian terpadu. Seluruh kegiatan dilakukan secara praktik agar peserta memperoleh pengalaman kerja yang nyata.

Hasil panen dan produk peternakan tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan lapas, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Sebagian hasil produksi dipasarkan sehingga mampu mendukung operasional pembinaan sekaligus meningkatkan produktivitas warga binaan.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih produktif. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan memiliki bekal keterampilan dan mental kewirausahaan sebelum kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

Pihak Lapas Terbuka Ciangir menilai pembinaan kemandirian menjadi salah satu langkah efektif dalam proses reintegrasi sosial. Dengan memiliki kemampuan bertani, berkebun, maupun beternak, mantan warga binaan diharapkan memiliki peluang lebih besar memperoleh pekerjaan atau membuka usaha sendiri sehingga dapat mengurangi risiko mengulangi tindak pidana.

Konsep pemasyarakatan berbasis pemberdayaan ini menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan hukum, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia yang produktif dan mandiri.

Ke depan, program pembinaan keterampilan di Lapas Terbuka Ciangir diharapkan terus berkembang melalui kerja sama dengan berbagai pihak sehingga semakin banyak warga binaan memperoleh kompetensi kerja yang bermanfaat serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *