Komisi VI DPR RI Tinjau Proyek TOD Perumnas–Telkomsel di Depok, Apresiasi Hunian Terjangkau dan Terintegrasi Digital
DEPOK – Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja ke proyek Transit Oriented Development (TOD) Apartemen Samesta Mahata Margonda di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap pengembangan hunian berbasis transportasi publik yang dikembangkan Perumnas bersama Telkomsel sebagai bentuk sinergi BUMN dalam mendukung pembangunan perkotaan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo, mengapresiasi kolaborasi Perumnas dan Telkomsel yang dinilai berhasil menghadirkan hunian layak, terjangkau, sekaligus didukung konektivitas digital yang memadai bagi masyarakat perkotaan.
Menurutnya, Apartemen Samesta Mahata Margonda merupakan contoh nyata sinergi antar-BUMN yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian modern yang terintegrasi dengan transportasi massal serta layanan digital.
“Ini adalah hunian yang layak, terjangkau, tetapi juga modern. Kehadiran konektivitas digital dari Telkomsel menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi masyarakat saat ini,” ujar Eko Hendro Purnomo.
Ia menambahkan, kerja sama antara Perumnas dan Telkomsel diharapkan mampu meningkatkan daya saing Perumnas dalam menghadirkan kawasan hunian yang tidak hanya nyaman ditempati, tetapi juga mendukung produktivitas masyarakat di era transformasi digital.
Konsep Transit Oriented Development (TOD) sendiri merupakan pendekatan pembangunan kawasan yang mengintegrasikan hunian, pusat aktivitas, dan transportasi publik dalam satu kawasan terpadu. Model pembangunan ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, menekan kemacetan, sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Apartemen Samesta Mahata Margonda dikembangkan Perumnas sebagai bagian dari strategi penyediaan hunian terjangkau di kawasan perkotaan. Lokasinya yang berada di sekitar jaringan transportasi publik diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup para penghuninya.
Selain menghadirkan akses transportasi yang mudah, kawasan ini juga didukung infrastruktur digital yang memungkinkan penghuni memperoleh layanan internet dan komunikasi yang cepat serta stabil. Kehadiran ekosistem digital tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas belajar, bekerja, hingga menjalankan usaha secara daring.
Pengembangan TOD juga menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah serta mengurangi backlog perumahan nasional. Dengan memanfaatkan lahan di sekitar simpul transportasi publik, pembangunan hunian dapat dilakukan secara lebih efisien sehingga harga jual tetap terjangkau bagi masyarakat.
Komisi VI DPR RI menyatakan akan terus mendukung inovasi dan sinergi antar-BUMN dalam mengembangkan kawasan TOD di berbagai daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem hunian yang produktif, modern, kompetitif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Ke depan, kolaborasi Perumnas dan Telkomsel di Apartemen Samesta Mahata Margonda diharapkan menjadi model pengembangan kawasan Transit Oriented Development di Indonesia. Dengan dukungan pemerintah, DPR RI, dan BUMN, konsep hunian terintegrasi transportasi dan teknologi digital diyakini akan menjadi solusi penting dalam mewujudkan kota yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
