Pemerintah Jalankan 3 Strategi Besar Genjot Produksi Minyak Nasional
RAKYAT CERDAS — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) menyiapkan tiga strategi utama untuk meningkatkan produksi minyak nasional guna menutup defisit sekitar 1 juta barel per hari.
Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Business Forum Himpunan Alumni IPB University, Sabtu (2/5/2026).
Strategi pertama adalah intervensi teknologi pada sekitar 46.000 sumur minyak tua yang saat ini produksinya sudah menurun, namun masih memiliki potensi cadangan yang dapat dioptimalkan kembali melalui teknologi produksi modern.
Selain itu, pemerintah juga mempercepat proyek-proyek minyak dan gas bumi (migas) yang selama ini tertunda agar segera masuk tahap produksi untuk memperkuat pasokan nasional.
Strategi ketiga adalah membuka sekitar 120 blok migas baru untuk kegiatan eksplorasi. Pemerintah juga mendorong percepatan eksekusi proyek strategis seperti Blok Masela yang kini telah memasuki tahap tender dengan nilai investasi mencapai sekitar 21 miliar dolar AS.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan domestik serta mengurangi ketergantungan impor minyak dalam jangka panjang.
Pemerintah menegaskan bahwa percepatan eksplorasi dan optimalisasi sumur tua menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas energi nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
