Ledakan Dahsyat di Pabrik KIC Semarang Tewaskan 1 Orang, Delapan Pekerja Alami Luka Bakar

0
IMG-20260703-WA0083

SEMARANG – Ledakan dahsyat mengguncang salah satu pabrik di Kawasan Industri Candi (KIC), Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka bakar serta harus menjalani perawatan intensif.

Suara ledakan terdengar hingga ke area sekitar kawasan industri dan memicu kepanikan para pekerja maupun warga di sekitar lokasi. Sejumlah karyawan berhamburan keluar pabrik setelah mendengar dentuman keras yang disertai kerusakan pada salah satu ruangan di dalam bangunan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Bryan. Sementara delapan korban luka masing-masing berinisial Ade Riska, Idham Ismail, Wahyu Setyadi, Albi Alamsyah, Iman Taufik, Saifuddin, Adi Siswanto, dan Ricky. Seluruh korban segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi di lokasi, ledakan menyebabkan sebagian atap bangunan ambruk. Material bangunan, termasuk asbes, dilaporkan menimpa sejumlah pekerja yang berada di dalam ruangan saat kejadian. Tim penyelamat bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan evakuasi dan memastikan tidak ada korban lain yang masih terjebak.

Aparat kepolisian langsung memasang garis polisi di area pabrik guna mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan oleh kepolisian bersama instansi terkait.

Pihak manajemen perusahaan belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab insiden tersebut. Sementara itu, proses investigasi difokuskan untuk mengungkap sumber ledakan sekaligus memastikan apakah terdapat unsur kelalaian maupun pelanggaran terhadap prosedur keselamatan kerja.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan operasional diharapkan dapat mencegah terulangnya kecelakaan kerja serupa serta meningkatkan perlindungan bagi seluruh pekerja.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *