Wamenhan Donny Pimpin Rapat Pemanfaatan Aset Kemhan dan TNI AU di Lampung, Bentuk Working Group dengan Danantara
JAKARTA – Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto memimpin rapat pembahasan pemanfaatan aset Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya aset TNI Angkatan Udara (TNI AU) di wilayah Lampung, Kamis (2/7/2026). Rapat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara secara profesional, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi kepentingan nasional.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah strategis guna mengoptimalkan pemanfaatan aset negara melalui tata kelola yang akuntabel, berkelanjutan, serta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan aspek pertahanan. Wamenhan Donny menegaskan bahwa aset negara merupakan sumber daya strategis yang harus dikelola secara efektif agar mampu mendukung pembangunan nasional sekaligus memperkuat pertahanan negara.
Pemanfaatan aset TNI AU di Lampung, termasuk lahan dan fasilitas pendukung lainnya, diharapkan mampu memberikan kontribusi ekonomi yang lebih besar tanpa mengganggu tugas pokok dan fungsi pertahanan. Pemerintah menekankan bahwa setiap bentuk pemanfaatan aset harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta menjaga kesiapan operasional satuan TNI.
Sebagai tindak lanjut rapat, Kementerian Pertahanan akan membentuk working group yang melibatkan Kemhan, TNI AU, dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Kelompok kerja tersebut bertugas menyusun langkah teknis, mengidentifikasi aset yang berpotensi dikembangkan, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Keterlibatan Danantara diharapkan dapat memperkuat pengelolaan aset negara melalui pendekatan investasi yang profesional, sehingga aset-aset strategis milik negara dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal sekaligus tetap menjaga kepentingan pertahanan nasional.
Selain meningkatkan penerimaan negara, pemanfaatan aset tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar kawasan aset yang dikembangkan.
Ke depan, working group akan segera menyusun peta jalan dan rencana aksi sebagai dasar implementasi pemanfaatan aset Kemhan dan TNI AU di Lampung. Pemerintah berharap sinergi antarinstansi ini menjadi model pengelolaan aset negara yang modern, profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan nasional.
